It shows that you are unregistered. Please register with us by clicking Here
![]() |
|
|||||||
| Kumpulan Artikel Kesehatan Dari Koran, Situs2 Kesehatan, Dll. |
![]() |
|
|
Thread Tools | Display Modes |
|
#1
|
|||
|
|||
|
Mengenali alat kelamin kita sendiri boleh jadi sangat jarang kita lakukan. Selain terkesan tabu dan jorok, sejak kecil kita juga tidak dibiasakan untuk membicarakannya atau bahkan mempelajarinya. Seperti kita tahu, penis pada laki-laki dan vagina pada perempuan memiliki fungsi reproduksi (melangsungkan keturunan). Dengan mengenali serta mempelajarinya, kita akan lebih tahu bagaimana merawat, menggunakan, dan menjaganya dengan benar.
Apaan sih douching? Douching bisa jadi juga merupakan hal yang baru kita ketahui, tapi mungkin sebenarnya sudah sering dilakukan oleh kaum perempuan. Douching berarti kegiatan membersihkan vagina dengan cara menyemprotkan air, membersihkannya dengan sabun wangi atau menggunakan semprotan pembersih vagina (biasanya ada alat khusus atau botol yang menyemprotkan cairan ke vagina) yang banyak dijual bebas. Ada juga beberapa perempuan yang menggunakan sabun biasa dan selang air. Akan tetapi, douching ini bukan seperti kalau kita membasuh vagina setelah buang air kecil atau besar. Kenapa perempuan melakukan douching? Seperti yang telah kita ketahui bersama, pada dasarnya vagina memiliki mekanisme alamiah untuk membersihkan sendiri melalui cairan yang diproduksinya dalam jumlah kecil setiap hari. Proses pembersihan ini juga dibantu oleh bakteri-bakteri komensal (bakteri yang memang hidup dalam vagina) yang menjaga vagina dari infeksi kuman lain. Dalam keadaan normal vagina mempunyai bau yang khas. Tetapi, bila kita kurang menjaga kebersihan vagina dan bila ada infeksi dapat menimbulkan bau yang mengganggu, seperti bau yang tidak sedap, menyengat, dan amis. Untuk itulah menjaga kebersihan alat kelamin menjadi satu hal yang sangat penting. Douching diperkirakan sudah menjadi kebiasaan yang sering dilakukan oleh nenek-nenek moyang kita sejak ratusan tahun lalu. Adapun salah satu alasan perempuan melakukan douching karena mereka terganggu dengan bau khas tersebut. Mereka menyemprot vaginanya dengan air untuk menghilangkan bau khas tersebut, atau untuk membersihkan sisa-sisa darah setelah menstruasi, membersihkan vaginanya setelah melakukan hubungan seksual agar terhindar dari penyakit menular seksual (PMS), dan juga menyingkirkan sisa-sisa cairan sperma untuk mencegah kehamilan. Aman enggak sih douching? Menurut para pakar kesehatan, sebisa mungkin perempuan tidak usah melakukan douching untuk membersihkan vagina, karena ternyata douching dapat membuat pH di dalam vagina menjadi tidak seimbang apalagi kalau douching itu sering dilakukan. Ketidakseimbangan pH akan menyebabkan bakteri-bakteri komensal menjadi mati sehingga vagina dapat terserang bakteri dari luar. Apabila hal itu terjadi bisa menyebabkan penjalaran infeksi ke organ lebih atas lagi dan menyebabkan infeksi rongga panggul. Keadaan ini dapat menyebabkan perempuan mengalami sakit pada saat menjelang menstruasi dan bisa juga mengalami kesulitan hamil. Penelitian di Amerika membuktikan bahwa seorang perempuan yang secara rutin melakukan douching lebih besar kemungkinannya terkena masalah kesehatan daripada perempuan yang tidak secara rutin melakukannya. Masalah kesehatan ini termasuk iritasi pada vagina, infeksi (yang biasa disebut Bacterial Vaginosis atau BV). Infeksi rongga panggul yang disebut di atas dikenal dengan nama Pelvic Inflammatory Disease (PID). PID sendiri adalah infeksi pada bagian dalam organ reproduksi perempuan, yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menjalar dari vagina dan leher rahim hingga dapat mencapai rahim dan ovarium. Jika tidak dilakukan pemeriksaan, PID dapat menyebabkan ketidaksuburan (sehingga tidak dapat hamil). Baik BV maupun PID dapat menjurus ke masalah yang lebih serius selama kehamilan, seperti infeksi pada bayi dan keguguran. Apa sih pengaruh douching pada kehamilan? Melakukan douching setelah aktivitas seksual tidak dapat mencegah kehamilan. Tetapi, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa douching memiliki efek pada kemampuan seorang perempuan untuk hamil. Dari penelitian terlihat bahwa beberapa orang perempuan yang sering melakukan douching, yaitu lebih dari sekali dalam seminggu, ternyata memiliki tingkat kehamilan yang rendah. Terus gimana dong cara yang sehat dan aman untuk bersihin vagina? Karena keseimbangan pH di dalam vagina sangat sensitif, ada baiknya membiarkan vagina membersihkan dirinya sendiri dengan membasuh bagian luar vagina menggunakan air hangat dan sabun yang tidak mengandung pewangi . Produk-produk seperti sabun sehat perempuan, bedak, bahkan parfum tidak selalu baik untuk membersihkan vagina, bahkan justru dapat membahayakan. Dan, bila terjadi sesuatu dengan bagian vagina kita seperti rasa sakit, gatal, lecet, atau bau yang tidak sedap; sakit ketika buang air kecil; keputihan yang tidak normal; segeralah berkonsultasi ke dokter terdekat. Biasakan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum kita membersihkan vagina kita. |
![]() |
| Thread Tools | |
| Display Modes | |
|
|